Skip to content
Social networks

Kenapa Lagu Lama Selalu Terasa Lebih Enak? Ini Penjelasannya

Pernah nggak, lagi santai tiba-tiba dengar lagu zaman SMP atau SMA, terus langsung ikut nyanyi sambil senyum-senyum sendiri? Rasanya lagu-lagu itu selalu lebih enak dibanding lagu baru. Ternyata, perasaan ini bukan cuma...

admin admin ✓
2 minutes read 0 comments

Pernah nggak, lagi santai tiba-tiba dengar lagu zaman SMP atau SMA, terus langsung ikut nyanyi sambil senyum-senyum sendiri? Rasanya lagu-lagu itu selalu lebih enak dibanding lagu baru. Ternyata, perasaan ini bukan cuma soal selera. Ada penjelasannya.

Lagu Lama Membawa Kenangan

Musik punya kemampuan unik untuk memanggil kenangan. Satu lagu bisa langsung membawa kita kembali ke momen tertentu, seperti perjalanan bareng teman, cinta pertama, atau masa-masa ujian. Saat lagu itu diputar, yang kita rasakan bukan cuma melodinya, tapi juga emosi dari masa lalu yang ikut terbawa.

Itulah kenapa lagu lama sering terasa lebih “dalam”. Kita nggak cuma mendengarkan musik, tapi juga mengingat siapa diri kita saat itu.

Masa Remaja Meninggalkan Jejak Paling Kuat

Para peneliti menemukan fenomena yang disebut reminiscence bump, yaitu kecenderungan orang mengingat lebih banyak kenangan dari masa remaja hingga awal dewasa. Di periode ini, kita mengalami banyak hal pertama dan sedang membentuk identitas diri.

Musik yang kita dengarkan di masa itu ikut terekam kuat. Makanya, banyak orang merasa lagu-lagu dari masa remajanya adalah “musik terbaik sepanjang masa”, di generasi mana pun mereka berada.

Otak Suka yang Sudah Familiar

Ada juga yang namanya efek familiar. Semakin sering kita mendengar sesuatu, semakin besar kemungkinan kita menyukainya. Lagu lama sudah kita dengar berulang kali selama bertahun-tahun, jadi otak merasa nyaman dan bisa menebak nada berikutnya. Rasa “bisa menebak” ini memberi kepuasan tersendiri.

Sebaliknya, lagu baru butuh waktu untuk dikenali. Banyak lagu yang awalnya biasa saja malah jadi favorit setelah didengar beberapa kali.

Yang Bertahan Memang yang Terbaik

Coba pikir, dari ribuan lagu yang rilis di satu tahun, berapa yang masih kita ingat sekarang? Hanya segelintir. Lagu-lagu yang bertahan biasanya memang yang paling kuat dan berkesan. Lagu yang biasa saja sudah lama terlupakan.

Akibatnya, kita membandingkan “yang terbaik dari masa lalu” dengan “semua lagu dari masa sekarang”, termasuk yang biasa saja. Wajar kalau masa lalu terasa lebih unggul.

Jadi, Lagu Baru Kalah Bagus?

Nggak juga. Banyak lagu baru yang berkualitas, hanya saja belum sempat menempel dengan kenangan kita. Bisa jadi, sepuluh tahun lagi lagu yang kamu dengar hari ini akan jadi lagu nostalgia yang bikin kamu senyum-senyum sendiri.

Tips Bikin Playlist Nostalgia

Kalau lagi pengin bernostalgia, coba bikin playlist dengan cara ini:

  • Kelompokkan lagu berdasarkan masa, misalnya zaman SD, SMP, SMA, dan kuliah.
  • Tambahkan lagu dari momen spesial, seperti lagu yang selalu diputar saat perjalanan bareng teman.
  • Ajak teman seangkatan untuk menyumbang lagu, biasanya bakal muncul lagu yang sudah lama terlupakan.
  • Selipkan beberapa lagu baru favoritmu supaya playlist tetap segar.

Lagu lama apa yang paling bikin kamu bernostalgia?

Leave a comment

Write a Comment